Kanisius Teobaldus Deki Beberapa waktu terakhir ini kami sedang mengerjakan hal-hal yang terkait budaya Manggarai. Kami mewawancarai tua adat (ata pecing adak) di banyak tempat untuk akhirnya menghasilkan referensi yang berguna bagi generasi Manggarai yang akan datang. Berikut temuan-temuan kami (yang tentu masih bisa didiskusikan): TOROK 1) Torok adalah ungkapan doa orang Manggarai yang ditujukan kepada Mori agu Ngaran-Jari agu Dedek (Tuhan dan Pemilik-Pencipta dan Pembuat), wura agu ceki (roh leluhur), naga beo/naga tanah (roh kampung), ata pa'ang be le (semua yang sudah meninggal dunia). 2) Torok diungkapkan dalam dua bentuk. Pertama, Tudak yakni untuk upacara sederhana yang hewan kurbannya berkaki dua (ayam/manuk) dan bahan lainnya telur ayam (ruha manuk). Kedua, Renge untuk hewan yang berkaki empat. Misalnya: renge ela paka di'a (Mendoakan hewan kurban pada saat pesta kenduri). Berbeda dengan tudak yang hanya diucapkan, renge biasanya di...
Ritual persembahan kurban dimanggarai
ReplyDeleteApa tujuan dari ritual dan apakah ritual tersebut diakukan setiap tahun
ReplyDelete